Skoliosis
merupakan kondisi anomali pertumbuhan tulang bagian belakang yang miring
beberapa derajat ke samping. Kondisi ini memang membutuhkan penanganan khusus
dan tiap rentang usia memiliki penanganan yang berbeda. Salah satu solusi dari
kondisi ini adalah penggunaan brace skoliosis Indonesia, di mana pada usia pertumbuhan
anak penggunaan brace skoliosis dapat
membantu mengoreksi kelainan yang ada pada tulang.

Namun
beda ceritanya jika kondisi ini telah terlanjur terjadi pada tubuh orang dewasa
karena terlambatnya deteksi dan penanganan. Apa yang dapat dilakukan untuk
mengurangi dampak buruk dari kondisi tersebut? Simak tips sederhananya yang dapat
Anda lakukan di rumah!
1.
Tetap
lakukan konsultasi dengan dokter spesialis
Sesibuk apapun Anda, kesehatan
tetaplah yang utama. Apalagi jika kondisi kelainan pada tulang bagian belakang
sudah sampai tahap mempengaruhi efektivitas gerak sehingga menghambat kegiatan,
pastinya sangat tidak nyaman,
bukan? Luangkan waktu sejenak untuk melakukan pengecekan dan konsultasi lebih
lanjut dengan ahlinya. Setelah mengetahui dengan pasti kondisi tubuh, kita akan
lebih memahami langkah selajutnya yang dapat diambil guna mengurangi
ketidaknyamanan yang dirasakan akibat skoliosis.
2.
Lakukan
terapi fisik dengan metode Schroth
Pada skoliosis taraf ringan,
aktivitas ini dapat dilakukan secara mandiri agar kelengkungan tulang bagian
belakang berangsur normal dan seimbang. Fungsi utama dari tiap gerakan adalah
mengembalikan keseimbangan otot tubuh, melatih pola pernafasan dan membiasakan
diri dengan postur tubuh yang benar. Durasi latihan yang dapat diterapkan yakni
antara 30 menit sampai 1 jam setiap harinya. Terdapat banyak pusat terapi yang
bisa Anda kunjungi, namun jika Anda sudah memahami gerakan senam mana yang
paling sesuai maka Anda dapat melanjutkannya secara mandiri di rumah.
3.
Lakukan
senam yoga
Senam yoga dapat diandalkan dalam
membantu mengurangi kondisi skoliosis. Tentu ada baiknya aktivitas ini ditemani
oleh instruktur yoga yang paham betul dengan gerakan-gerakan yang aman untuk aAnda lakukan. Bantuan dari ahlinya
terbilang cukup penting, karena meskipun yoga menjadi salah satu olahraga yang
terbilang aman, namun gerakan yoga bisa jadi bumerang jika dilakukan secara
asal. Senam yoga yang aman pastinya tidak hanya dapat mengurangi rasa sakit
yang ditimbulkan oleh skoliosis, namun juga akan membantu Anda menenangkan
pikiran dan memperbaiki postur. Lakukan bersama teman agar suasana lebih ceria
dan membawa aura positif untuk mempercepat proses penyembuhan.
Itu
dia panduan sederhana untuk mengurangi dampak buruk dari kondisi skoliosis yang
dapat dilakukan di rumah. Namun, tetap perlu diingat, penanganan dari ahli seperti
pada klinik khusus skoliosis tentunya akan memberikan manfaat yang lebih besar
dan tingkat kesembuhan yang lebih baik.
No comments: